Kamis, 01 Mei 2014

Artikel Perekonomian Indonesia

Perekonomian Indonesia:
Perdagangan RI-Tiongkok Masih Defisit 700 Juta Dollar AS
            Membahas tentang perdagangan berarti bersangkutan dengan perekonomian Indonesia, disini kita liat bahwa perdagangan sangat berpengaruh besar pada pendapatan Negara kita dimulai dari mengekspor atau meninpor barang-barang. Diketahui  Badan Pusat Statistik melansir perdagangan RI pada Maret 2014 kembali mencetak surplus sebesar 673,2 juta dollar AS, setelah pada Februari 2014 lalu mencatat surplus sebesar 843,4 juta dollar AS.  Namun perdagangan Indonesia dengan beberapa negara masih ada yang defisit, seperti dengan Tiongkok yang mencapai 700,5 juta dollar AS. Dengan ini kita mengetahui perkembangan perekonomian Indonesia dalam perdagangan dengan jumlah surplus yang diraih meskipun masih terdapat defisit pada perdagangan dengan Tiongkok.

            Kepala BPS Suryamin menuturkan, perdagangan Indonesia mencetak surplus di tiga kelompok negara, yakni kelompok negara ASEAN, Uni Eropa, dan kelompok lain-lain negara. Meski demikian, ada perdagangan dengan negara-negara di Eropa dan ASEAN, dimana Indonesia mengalami defisit. 
            "Dengan ASEAN, Indonesia mengalami surplus tipis 2,3 juta dollar AS. Perdagangan dengan Singapura, Malaysia dan lainnya mengalami surplus, kecuali dengan Thailand kita masih defisit 371,9 juta dollar AS," ungkap Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (2/5/2014). 
            Dia memaparkan, perdagangan Indonesia dengan Singapura mencetak surplus 0,8 juta dollar AS, dengan Malaysia surplus 108,8 juta dollar AS, sedangkan dengan negara ASEAN lainnya juga alami surplus sebesar 264,6 juta dollar AS. 
            Sementara itu, perdagangan dengan kelompok negara UE, Indonesia mencetak surplus sebesar 334,3 juta dollar AS. Surplus diperoleh dari perdagangan dengan Inggris yakni sebesar 59,1 juta dollar AS, dan negara UE lainnya sebesar 365,7 juta dollar AS. "Dengan Jerman kita masih defisit 84,5 juta dollar AS, dan dengan Perancis kita defisit hanya 6 juta dollar AS," terangnya. 
            Perdagangan Indonesia dengan kelompok lain-lain negara mengalami surplus sebesar 389,8 juta dollar AS. Dalam kelompok ini, Indonesia mengalami defisit perdagangan dengan empat negara, dan mengalami surplus dengan tiga negara. 

            Indonesia mengalami defisit perdagangan dengan Tiongkok (700,5 juta dollar AS), Jepang (124,8 juta dollar AS), Australia (164,6 juta dollar AS), dan defisit dengan Korea Selatan (164,1 juta dollar AS). Namun, defisit dengan empat negara di atas masih tertolong dengan surplus perdagangan dari tiga negara, yaitu Amerika Serikat (589,3 juta dollar AS), India (897 juta dollar AS), serta Taiwan (57,7 juta dollar AS).

            Dengan informasi diatas kita bisa menyimpulkan bahwa perekonomian Indonesia dalam bidang Perdagangan ini masih relative stabil dan baik dengan jumlah surplus yang didapat dari tiga Negara tersebut.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/05/02/1101421/Perdagangan.RI-Tiongkok.Masih.Defisit.700.Juta.Dollar.AS

Rabu, 30 April 2014

Beaches of Belitung

Beaches of Belitung
            There are a lot of beaches in Belitung that have beautiful panorama. One of the beaches is Tanjung Tinggi beach. Tanjung Tinggi beach is a tourism place that is located in the island of Bangka Belitung in Tanjung Pandan region in West Belitung, Sumatera. The location is not far from Tanjung Kelayang and it’s only approximately 31 KM from Tanjung Pandan. This beach has 80 hectare area that can be reached in 45 minutes from Tanjung Pandan city.
            The beach that full of beauty has it’s own natural resource. Starting from the white sand, high cliffs, etc. You wouldn’t find any garbages in that beach. Tanjung Tinggi beach has hundres of high and huge granite stones and that makes this beach as a main tourism place. The meaning of the name Tanjung Tinggi beach is: Tanjung means peninsula, and Tinggi means high (the beach has a lot of high stones/cliffs).
            The beach that is located between the granite stones has very clear blue water . This beach once used as a shooting location of Laskar Pelangi (The Rainbow Troops). Visitors can do a lot of stuffs in this beach, like fishing around the granite stones, swimming, surfing, etc.
            There are a lot of beaches in Belitung. Beside Tanjung Tinggi beach, there’s Tanjung Kelayang beach. Tanjung Kelayang tourism is one of the tourism object that is located in Sijuk districk.       This place is always be the tourists’ favourite. The distance of Tanjung Kelayang from the center of the city is 27KM. There’s something interesting about this beach. You can see a stone of eagle head in the middle of the sea. It is the mascot of the Tanjung Kelayang beach. The location of the eagle head seem unique and interesting.

Senin, 31 Maret 2014

Kondisi Perekonomian Indonesia

Kondisi Perekonomian Indonesia
            Negara kita adalah Negara yang menghasilkan sumber daya yang banyak bisa dibilang Negara kita adalah Negara yang kaya, kaya akan sumber daya alamnya. Namun Negara kita kurang pandai untuk mengolah hasil sumber daya alamnya sendiri. Maka banyak barang atau kebutuhan Negara kita diimpor dari Negara lain daripada mengekspornya. Ini juga mempengaruhi perekonomian di Negara kita dengan banyaknya pengeluaran. Lalu pendapatan yang mempengaruhi ekonomi kita saat ini juga didapat dari investasi yang ada. Ditambah lagi dengan nilai mata uang dollar yang cukup berpengaruh dalam perekonomian Indonesia,misalnya bisa dilihat dari harga barang-barang yang naik pada saat harga dollar naik otomatis barang-barang yang kita beli di Indonesia yang diimpor dari berbagai Negara juga mengalami kelonjakan harga.Namun diperkirakan rupiah menguat jelang ekonomi 2014 dan Bank Indonesia memprediksi perekonomian Indonesia akan stabil sepanjang 2014. Pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini, menurut BI, tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2013 yang mencapai 5,72 persen. "Tahun 2014 diperkirakan pertumbuhan ekonomi di angka 5,8 hingga 6,2 persen," kata Dody Zulverdi, Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, di Gedung Bank Indonesia, (Selasa, 18 Februari 2014).

http://cdn.production.liputan6.com/medias/654011/big/kurs%20rupiah.jpg
(foto: Liputan6.com)
Rupiah jelang akhir pekan bergerak menguat setelah sepekan terakhir terus berada dalam tekanan. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) mencata trupiah bertenggerdi level 11.404 per dolar AS.
            Data BI, Jumat (28/3/2014) mencatat posisi rupiah jelang akhir pekan ini menguat 34 poin dibandingkan perdagangan kemarin di level 11.438 per dolar AS. Dengan posisinya kali ini, rupiah berada di posisi lebih kuat dibandingkan posisi sepekan kemarin yang berada di level 11.431 per dolar AS. Penguatan rupiah juga tercatat dalam data kurs Valas Bloomberg.
            Rupiah di pasar luar negeri tersebut dibuka di level 11.405 atau menguat 42,5 poin dibandingkan penutupan kemarin di level 11.447 per dolar AS. Tren pergerakan rupiah sepanjang pagi ini bahkan terus bergerak menguat. Rupiah mencapai posisi terkuatnya di level 11.393 per dolar AS. Sementara level terendahnya di posisi 11.417 per dolar AS. Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia menilai pelaku pasar saat ini menunggu data ekonomi terbaru Indonesia pada April 2014. Salah satu laporan paling dinanti adalah neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2014. Pergerakan mata uang Asia hingga perdagangan sore kemarin bergerak bervariasi, beberapa diantaranya malah  melemah. Rupiah termasuk mata uang yang melemah dan semakin mendekat ke 11,500.
"Kombinasi penguatan Dollar, pandangan kebijakan BI yang menginginkan Rupiah tidak terlalu kuat serta rilis data neraca perdagangan Selasa depan sepertinya masih akan menjaga tekanan pelamahan pada Rupiah," katanya
Tahun 2014 Ekonomi Indonesia Terancam Lebih Terpuruk 
Tribunnews.com/Hendra Gunawan Ilustrasi 
            Jika nilai dollar masih tinggi dan Indonesia tidak bisa menstabilkan nilainya serta menguatkan nilai rupiah perekonomian Indonesia terancam terpuruk karena Indonesia masih mempunyai utang yang pada Oktober lalu tercatat masih Rp 915,175 triliun, dan posisi utang luar negri pemerintah mencapai USD 123,212, yang seluruhnya harus dibayar dengan dolar.
Di tengah-tengah usaha Indonesia membayar cicilan utang dan bunganya, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah kembali meroket, bahkan hingga menyentuh angka Rp 12.000.
Keadaan itu membuat utang Indonesia membengkak menjadi sekitar Rp.1.478,544 triliun utang luar negri dan Rp.915,175 triliun utang dalam negeri. Total utang Indonesia mencapai Rp.2.393,719 triliun.
"Hal paling membahayakan adalah negara semakin tenggelam dalam cengkraman bangsa lain karena masalah utang," katanya.
Sepanjang tahun 2013 masyarakat juga disuguhkan dengan defisit perdagangan. Sepanjang Januari-Oktober 2013 tercatat defisit perdagangan mencapai 6,36 miliar USD, dan sebagian besar disebabkan oleh impor migas.
"Selama orde baru itu tidak ada defisit, termasuk tahun 1998. Jadi bisa jadi krisis nanti itu akan lebih parah," ujarnya.
Di tengah-tengah krisis tersebut, Indonesia terus meratifikasi berbagai kesepakatan untuk meliberalisasi diri. Terakhir adalah kesepakatan World Trade Organization (WTO) yang mengharuskan Indonesia memangkas kepabeanan impor pangan.
Padahal petani selama ini bisa disebut kurang disubsidi, sehingga bukan tidak mungkin produk-produk impor tersebut nantinya akan membuat petani lokal "babak-belur," dan mengancam kedaulatan pangan Indonesia.
Riza mengatakan rezim yang akan memimpin Indonesia mulai tahun 2014 harus memiliki komitmen tinggi untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional Indonesia. Hal itu bisa dilakukan dengan melakukan evaluasi terhadap perjanjian perdagangan dan inverstasi internasionl.
"Termasuk mengambil langkah dalam pembatalan terhadap perjanjian yang memberi implikasi buruh terhadap ekonomi Indonesia," tutur Riza.
"Rezim baru juga harus mendukung peningkatan produktivitas pangan nasional dengan dukungan politik anggaran yang por terhadap pertanian, perikanan dan usaha kecil menengah," ujar Riza..
Daftar Pustaka
http://www.tribunnews.com/nasional/2013/12/25/tahun-2014-ekonomi-indonesia-terancam-lebih-terpuruk

http://bisnis.liputan6.com/read/2029205/rupiah-menguat-jelang-data-ekonomi-terbaru-ri

Kamis, 05 September 2013

PPSPPT UG'13

PPSPPT adalah pengenalan program studi dan program pendidikan tinggi di Universitas Gunadarma
Dihari ini aku sedang mengikuti PPSPPT tentang TIK 😊